11 mei 2012 @ meni
Siang hari yang panas dan terik di jakarta...Rawamangun tepatnya, seolah membakar kulit yang sudah hitam ini...
Aku di masjid nurul irfan ( meni) sendirian, tak ada teman, menunggu waktu bergulir hingga menunjukkan pukul 4 sore, sayangnya aku tidak membawa Al- Quran yang bisa aku baca,menatap orang yang sedang berlalu lalang sambil menyalakan laptop dan menyalakan webcam dan berfoto- foto sendiri. Huft gimana kalo nanti sudah semester 7 atau semester 8 ya, sendirian tanpa teman, sambil mengingat kenangan KKL kemarin, sepertinya aku ingin mengulang kenangan itu dan ingin memperbaikinya lagi.Di perjalanan yang sangat panjang yaitu 2 hari saat berangkat sungguh kami tidak merasakan kelelahan, karena perjalanan kami diisi dengan aktivitas yang cukup menggembirakan seperti karaoke bareng, aku juga nyanyi lho, dan ini baru pertama kali aku bernyanyi di depan umum apalagi duet, sampai dicengin abis2an sama temen2. Wooaaa, ada malunya ada senengnya,. Sampai ga kerasa uda nyampe di brebes aja. Sungguh perjalanan yang sangat menyenangkan, ada juga pengmuman mahasiswa Ter- se kelas PBR09 seru banget, aku dapet kategori Ter- galau ( suwe banget) dan tersederhana( Aku banget) haha. Pokoknya ga kerasa deh, sampai akhirnya bus yang kami tumpangi beseta rombongan salah jalan dan malemnya saat sudah dekat dengan alas purwo bus kami tiba- tiba mogok, dan itu sungguh kejadian aneh. Tapi kami senang akhirnya kami sampai juga.
Di alas purwo aku bersama teman2 menginap disatu kamar yang cukup sempit bagi 18an orang hanya ada satu kasur besar dan 1 kasur kecil, sisanya kami hanya tidur beralaskan sarung. Ga papa yang penting kebersamaannya, penelitian ekologi gua yang sangat menegangkan, karena aku dan kelompokku yaitu Rizma, dista, tobi dan risa serta pembimbing kami Pak Ade. Pertama kami menuju Goa istana yang terkenal sebagai tempai persemedian, benar saja ketika kami sampai digoa itu, kami bertemu dengan dua orang yang sedang bersemedi, tampangnya yang satu sangat seram dan kelihatan tidak welcome dengan kami tapi yang satunya cukup ramah. Akhirnya kelompokku pun mulai mengambil data fisik dan menangkap kelelawar di goa itu, akhirnya kami mendapatkan 1 kelelawar yang kami tangkap tapi penuh dengan ceceran darah. Aku sngguh tidak tega melihatnya. Dan akhirnya kelelawar itupun dibawanya ke cottage kami untuk diidentifikasi. Tapi ternyata kata teman- temanku harusnya kami tidak mengambil spesimen kelelawar itu apalagi sampai melukainya. Karena alas purwo merupakan tempat yang sakral, aku sih udah jaga- jaga jangan sampai mengambil spesimen apapun, tapi katanya ga papa. Dari goa istana kami menuj goa mayangkoro yang harus menaiki tangga sekitar 7- 10 meter tingginya, subhanallah begitu indahnya goa tersebut namun kamitidak menemukan spesies kelelwar di goa tersebut. To be continue
Online Casino - Gg Gg Gold Casino ボンズ カジノ ボンズ カジノ 메리트 카지노 쿠폰 메리트 카지노 쿠폰 8728텍사스 홀덤 9홀덤 홀덤 9홀덤 홀덤 9홀덤 홀덤 홀덤 홀덤 홀덤 홀덤 홀덤 홀덤.
BalasHapus